![]() | |
| Peserta bimbingan teknis pelatihan bahasa Mandarin untuk pemandu wisata foto bersama di Unisbank, Selasa (11/2/2020). (Ayosemarang.com/Afri Rismoko) |
Semarang telah menyiapkan lebih dari 50 peserta untuk di bimbing teknis pelatihan bahasa Mandarin yang digelar oleh Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang pada Selasa-Rabu (11-12/2/2020).
Melansir dari laman Ayosemarang, peserta yang berasal dari kelompok sadar wisata dan pemandu wisata. Untuk itu pemerintah Semarang serta pihak Unisbank siap mendukung pengembangan kepariwisataan di Indonesia, khususnya di Kota Semarang.
Rektor Unisbank, Dr Safik Faozi SH MHum juga menyampaikan, industri pariwisata di Indonesia merupakan salah satu Industri yang berkembang pesat dan menyentuh langsung berbagai lapisan masyarakat.
“Mendukung program-program Disbudpar melalui pelatihan semacam ini merupakan bentuk nyata dukungan tersebut,” katanya.
Tak hanya itu saja, pelatihan yang dilakukan di Unisbank Semarang juga digelar penandatanganan MOU antara Disbupar dan Unisbank. Dalam hal ini secara khusus adalah Fakultas Bahasa dan Ilmu Budaya (FBIB) merupakan wujud kerjasama berkelanjutan tersebut.
Penandatangan MOU tersebut dihadiri dan disaksikan langsung oleh rektor Unisbank, Dr Safik Faozi SH MHum, Kepala Disbudpar Kota Semarang Indriyasari SE, Wakil Rektor IV Unisbank Dr Elen Puspitasari MSi, Dekan FBIB UNISBANK, Endang Yuliani Rahayu SS MPd dan Dekan Fakultas Pariwisata Dr Mohammad Fauzan SH MS.
Indriyasari menekankan pentingnya industri pariwisata dalam peningkatan ekonomi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa Kota Semarang saat ini mendapat predikat kota pariwisata terbersih di tingkat Asean.
“Kerjasama yang terjalin antara Unisbank dan Disbudpar ini diniatkan sebagai kegiatan yang berkelanjutan dalam rangka mendukung kepariwisataan khususnya di Semarang,” katanya.
Dalam rangkaian acara ini para pembicara tidak hanya memberi pelatihan bahasa Mandarin tetapi juga memperkenalkan budaya China. Materi pelatihan meliputi pengenalan bahasa Mandarin dan manfaatnya, pengenalan budaya Tiongkok, tata bahasa Mandarin, menulis Hanzi, percakapan dasar dan percakapan tingkat lanjut.
Sumber: Ayosemarang.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar