Selasa, 11 Februari 2020

Cegah Virus Corona, Kemenkes akan Musnahkan Seluruh Limbah dari WNI di Natuna

Hasil gambar untuk virus corona who
Sumber Gambar: Google.com

Mencegah wabah virus Corona yang berawal dari Wuhan, China membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI akan melakukan tindakan tegas.

Melansir dari laman Akurat, seluruh limbah dari Warga Negara Indonesia (WNI) asal Wuhan, China, yang menjalankan Observasi atau masa Karantina di Natuna akan dimusnahkan. Hal ini juga dibenarkan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr. Anung Sugihantono, M.Kes dalam konferensi pers update novel corona virus (nCoV) di Gedung Layanan Publik Badan Litbangkes, Jl. Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Selasa (11/2),

"Sekarang kita punya tatanan di Kemenkes. Tidak berharap ya (limbahnya ada virus). Tapi kalau ada, ya desinfektan, seperti kita mengelola Limbah. Limbah itu kan idealnya dibakar dengan suhu di atas 100 derajat celcius, tapi ini belum terlalu konkret. Kita sekarang terus mengikuti perkembangan ilmunya, tapi sekaligus juga menyiapkan kondisi-kondisi yang memungkinkan terjadi dan dilakukan di Indonesia," jelasnya.

Ia mengatakan bahwa limbah tersebut akan dilakukan secara khusus, namun entah akan dibakar atau dengan cara lain. Namun menurutnya pengelolaan Limbah di Natuna bakal dikelola sampai dua tahap.

Pada tahap pertama Limbah akan dimasukkan ke dalam autoclave atau alat pemanas tertutup dengan suhu yang tidak maksimal tetapi sudah aman, yakni 315 derajat celcius hingga tidak ada kontaminan lain. Setelah itu tahap selanjutnya, Limbah dari autoclave akan dimasukkan ke tas hitam, dan akan dihancurkan di rumah sakit yang memiliki degenerator suhu yang lebih tinggi.

Untuk Limbah cair, Anung mengatakan bahwa Limbah tersebut akan diberikan desinfeksi untuk membunuh bakteri maupun mikroorganisme penyebab penyakit.

"Kalau kemudian Limbah lainnya misalnya yang kecil-kecil seperti tisu habis makan dan sebagainya, itu kemudian kita kumpulin dikasih desinfektan dulu, setelah itu dikubur dengan kedalaman tertentu di lingkungan hanggar hingga kontaminannya sudah tidak ada lagi. Itu yang kita lakukan untuk yang di Natuna," pungkasnya.

Sumber: Akurat.co

Virus Corona Membuat 500 Petugas Medis Wuhan Turut Terinfeksi

Image
Sejumlah petugas medis yang menggunakan pakaian pelindung saat merawat pasien yang terjangkit virus corona di salah satu rumah sakit di Wuhan, Hubei, Cina, Kamis (6/2/2020). Hingga saat ini, korban meninggal akibat virus corona mencapai 1.013 orang. | China Daily via REUTERS

Sebanyak 45.170 kasus yang terkonfirmasi terinfeksi Virus Corona di seluruh dunia dengan kematian mencapai 1.115 orang. Bahkan rumah sakit di Wuhan, China kini semakin kekurangan staf medisnya. Pasalnya setidaknya 500 staf kesehatan di Wuhan dinyatakan telah terjangkit Virus Corona.

Hal ini tentunya membuat panik kalangan staf kesehatan disana. Maka dari itu China terus mengirimkan petugas kesehatan bantuan dari luar daerah untuk membantu para korban serta petugas yang sakit.

Melansir dari laman Akurat, setidaknya 100 staf dari Rumah Sakit Wuhan Xiehe dan Rumah Sakit Renmin Universitas Wuhan, dengan masing-masing 50 kasus lagi dari Rumah Sakit Nomor 1 Wuhan dan Rumah Sakit Zhongnan telah terinfeksi kasus Virus Corona.

Bahkan angka kematian di kalangan petugas kesehatan tercatat sebanyak 3 orang, termasuk Li Wenliang yang merupakan dokter pertama yang mengeluarkan peringatan tentang Virus Corona.

"Itulah sebabnya kami telah meminta sumbangan lebih banyak dari pasokan alat medis, terutama pakaian mantel hazmat. Kami telah melihat terlalu banyak rekan yang jatuh sakit karena perlindungan yang tidak memadai," ujar seorang dokter yang menolak disebutkan namanya, dilansir dari laman SCMP, Rabu (12/2).

Ian Lipkin selaku profesor epidemiologi di Mailman School of Public Health Columbia University mengatakan, risiko di kalangan staf kesehatan akan tetap tinggi meski mereka mengenakan alat pelindung. Pasalnya mereka adalah orang yang bersinggungan langsung dengan pasien.

“Alasan untuk ini adalah bahwa dokter dan petugas perawatan kesehatan memiliki hubungan yang sangat intim dengan pasien mereka, dan bahkan dengan peralatan pelindung pribadi, kadang-kadang kita menggunakannya terlambat, kadang-kadang kita terpapar secara tidak sengaja, dan upaya yang kita lakukan untuk mendukung mereka dengan cairan dan hal itu menempatkan kami pada risiko yang sangat tinggi,” katanya dalam sebuah pernyataan dalam sebuah acara di China.

“Selain itu, orang-orang yang bekerja di pengaturan rumah sakit mungkin tertekan kekebalannya karena terus terang mereka kelelahan, viral load yang mereka terima mungkin lebih besar,” tambahnya.

Sumber: Akurat.co

Lintasan Formula E Tetap Akan Lewat Monas? Ini Kata Anies Baswedan

Hasil gambar untuk formula e jakarta
Sumber Gamber: Gridoto.com

Lokasi lintasan untuk balap Formula E kini akhirnya ditemukan. Hal ini baru saja ditunjuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan setelah mengirim balasan surat yang dialamatkan ke Istana.

Rute ini meliputi kawasan Monas dan jalan Medan Merdeka Selatan atau tepat depan gedung Balai Kota tempat Anies berkantor. Melansir dari laman Akurat, rute ini dipaparkan Anie dalam surat bernomor 61/-1.857.23 tertanggal 11 Februari 2020.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi Keputusan Komisi Pengarah atas persetujuan untuk kegiatan penyelenggaraan Formula E Tahun 2020 di kawasan Medan Merdeka, Jakarta Pusat," tulis Anies dikutip AKURAT.CO dari surat tersebut, Rabu (12/2/2020).

Rupanya juga telah direstui Tim Ahli Cagar Budaya DKI Jakarta yang dituangkan dalam surat Kepala Dinas Kebudayaan dengan nomor 93/-1.853.15 tentang Penyelenggaraan Formula E pada 20 Januari 2020 lalu. Dan tentunya setelah mendapat restu, pihak Anies dikatakan akan selalu menaati peraturan yang ada.

"Penyelenggara akan melaksanakan dan mentaati Undang-Undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cagar Budaya sesuai dengan empat butir hal yang perlu diperhatikan sebagaimana dinuat dalam surat persetujuan dimaksud," imbuhnya.

Sumber: Akurat.co

Ini Nama Baru dari Virus Corona

Hasil gambar untuk virus corona who
Sumber Gambar: Google.com

Wabah Virus Corona atau Novel Corona Virus (NCoV) kini telah memiliki nama resminya. Nama ini baru saja dirilis oleh Organisasi kesehatan dunia (WHO) melalui akun twitter resminya yakni @WHO.

Virus yang berasal dari Wuhan, China ini memiliki nama baru yakni COVID 19.


Seperti yang dikutip AkuratHealth dari Aljazeera, COVID-19 memiliki arti dari beberapa singkatan. Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa "CO" adalah singkatan dari "corona", "VI" untuk "virus" dan "D" untuk "penyakit", sementara "19" adalah untuk tahun itu, karena wabah pertama kali diidentifikasi pada 31 Desember 2019.

Kepala WHO mengatakan nama itu telah dipilih untuk menghindari referensi ke lokasi geografis tertentu, spesies hewan atau sekelompok orang sesuai dengan rekomendasi internasional untuk penamaan yang bertujuan mencegah stigmatisasi.

"Virus dapat memiliki konsekuensi yang lebih kuat daripada tindakan teroris. Jika dunia tidak ingin bangun dan menganggap virus ini sebagai Musuh Publik Nomor 1, saya tidak berpikir kita akan belajar dari pelajaran," kata Tedros.

WHO sendiri telah mengimbau untuk berbagi sampel virus dan mempercepat penelitian obat dan vaksin. Vedros mengatakan bahwa vaksin pertama bisa siap dalam 18 bulan. Ia mengimbau seluruh pihak harus melakukan segalanya dan menggunakan senjata yang tersedia untuk melawan virus ini sambil mempersiapkan vaksin untuk jangka panjang.

"Jika kita berinvestasi sekarang kita memiliki peluang yang realistis untuk menghentikan wabah ini," kata Tedros.

Sumber: Akurat.co
Star Hotel Semarang memberikan penawaran berupa paket Valentine’s Dinner. (Dok)

Salah satu hotel di Semarang memberikan penawaran bagi kalian yang ingin merayakan Valentine di hotel ini. Tak tanggung-tanggung, hotel ini bahkan memberikan makan malam eksklusif di Skypool termasuk dengan set menu spesial mulai dari appetizer sampai dengan dessert dan dilayani oleh personal butler.

Melansir dari laman Ayosemarang, hotel yang bernama Star Hotel Semarang memberikan penawaran paket Valentine’s Dinner ini dengan harga paketan dinner yang bernominal sejuta keatas juga akan mendapatkan compliment spesial.

"Star Hotel Semarang dengan fasilitas Skypool tertinggi di lantai 30 dengan pemandangan citylight Semarang ingin memanjakan siapa saja di acara Valentine’s Dinner dengan harga mulai dari Rp850.000 nett/couple sampai dengan Rp1.500.000 nett/couple," ujar Riyanti, Public Relation Executive Star Hotel Semarang dalam keterangan yang diterima, Senin (10/2/2020).

Selain itu, pengunjung juga akan mendapatkan love chocolate praline, bouquet of flower, souvenir, dan couple photo session, serta tak ketinggalan alunan romantis dari pemain Biola yang akan menghibur anda dari meja ke meja. 

Rencananya, makan malam yang akan diadakan, pada hari Jumat 14 Februari pukul 19.00 WIB bertempat di Skypool lantai 30 hanya akan menerima 15 table/ 15 couple saja.

"Kami sengaja membatasinya demi menjaga eksklusifitas acara makan malam tersebut dengan tidak menerima terlalu banyak pasangan sehingga tempat penuh dan nantinya malah akan membuat para tamu merasa kurang nyaman," ungkapnya.

Sementara itu, pada Minggu pagi 9 Februari 2020 lalu beberapa staff dari Star Hotel Semarang mengadakan kegiatan turun ke jalanan di kawasan CFD Jalan Pahlawan - Simpang Lima untuk membagi-bagikan coklat kepada warga.

Sumber: Ayosemarang.com

Relique Spa Semarang, Berikan Pengalaman Spa Maksimal Dengan Fasilitas Lengkap

Hasil gambar untuk Relique Spa Semarang, Berikan Pengalaman Spa Maksimal Dengan Fasilitas Lengkap
Sumber Gambar: Google.com

Kota Semarang kini terus semakin maju. Bahkan perkembangan kota Semarang kini semakin pesat. Salah satunya perkembangan Spa Kebugaran. Tak tanggung-tanggung pengalaman Spa yang diberikan di kota Semarang ini sangat maksimal untuk pelanggannya.

Relique Executive Spa Semarang menjadi salah satu tempat Spa yang memiliki fasilitas terlengkap di Kota Semarang ini. Mereka bahkan memiliki fasilitas yang juga sangat-sangat lengkap.

"Fasilitas yang lengkap di Relique Executive Spa Semarang tentunya kami barengi dengan konsistensi kita dalam menjaga kualitas fasilitas yang kita berikan kepada konsumen," ujar Margo General Manager Relique Spa Semarang, Selasa (11/2/2020).

Fasilitas lengkap ini berupa ruang sauna, steam, dan kolam panas dan dingin. Relique Spa memiliki beragam pilihan pijat, mulai traditional massage, shiatsu, hot stone, four hands, body scrub hingga ear candle. 

"Relaksasi Hot Stone bisa menjadi alternatif di Relique. Dengan menggunakan batu pilihan yang sudah dipanaskan kemudian di letakkan di punggung. Tubuh diajak untuk menikmati panasnya batu selama 90 menit. Mungkin bagi yang baru mencoba agak aneh. Tapi kalau sudah biasa, relaks banget," katanya.

Dikatakannya, pengunjung Relique Spa Semarang dalam sebulannya bisa mencapai kurang lebih 1.400 orang dari berbagai kalangan.

"Sedangkan, apabila ingin menjadi member cukup merogoh Rp6 juta dan akan mendapatkan cashback hingga Rp1 juta. Banyak banefit yang bisa didapatkan kalau jadi member, karena bebas masuk, makan gratis dan menikmati beragam fasilitas. Untuk hari Minggu juga bebas bawa keluarga," tukasnya.

Sumber: Ayosemarang.com

Semarang Siapkan Puluhan Pemandu Wisata Dilatih Berbahasa Mandarin


Peserta bimbingan teknis pelatihan bahasa Mandarin untuk pemandu wisata foto bersama di Unisbank, Selasa (11/2/2020). (Ayosemarang.com/Afri Rismoko)

Semarang
telah menyiapkan lebih dari 50 peserta untuk di bimbing teknis pelatihan bahasa Mandarin yang digelar oleh Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang pada Selasa-Rabu (11-12/2/2020).

Melansir dari laman Ayosemarang, peserta yang berasal dari kelompok sadar wisata dan pemandu wisata. Untuk itu pemerintah Semarang serta pihak Unisbank siap mendukung pengembangan kepariwisataan di Indonesia, khususnya di Kota Semarang.

Rektor Unisbank, Dr Safik Faozi SH MHum juga menyampaikan, industri pariwisata di Indonesia merupakan salah satu Industri yang berkembang pesat dan menyentuh langsung berbagai lapisan masyarakat.

“Mendukung program-program Disbudpar melalui pelatihan semacam ini merupakan bentuk nyata dukungan tersebut,” katanya.

Tak hanya itu saja, pelatihan yang dilakukan di Unisbank Semarang juga digelar penandatanganan MOU antara Disbupar dan Unisbank. Dalam hal ini secara khusus adalah Fakultas Bahasa dan Ilmu Budaya (FBIB) merupakan wujud kerjasama berkelanjutan tersebut.

Penandatangan MOU tersebut dihadiri dan disaksikan langsung oleh rektor Unisbank, Dr Safik Faozi SH MHum, Kepala Disbudpar Kota Semarang Indriyasari SE, Wakil Rektor IV Unisbank Dr Elen Puspitasari MSi, Dekan FBIB UNISBANK,  Endang Yuliani Rahayu SS MPd dan Dekan Fakultas Pariwisata Dr Mohammad Fauzan SH MS.

Indriyasari menekankan pentingnya industri pariwisata dalam peningkatan ekonomi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa Kota Semarang saat ini mendapat predikat kota pariwisata terbersih di tingkat Asean.

“Kerjasama yang terjalin antara Unisbank dan Disbudpar ini diniatkan sebagai kegiatan yang berkelanjutan dalam rangka mendukung kepariwisataan khususnya di Semarang,” katanya.

Dalam rangkaian acara ini para pembicara tidak hanya memberi pelatihan bahasa Mandarin tetapi juga memperkenalkan budaya China. Materi pelatihan meliputi pengenalan bahasa Mandarin dan manfaatnya, pengenalan budaya Tiongkok, tata bahasa Mandarin, menulis Hanzi, percakapan dasar dan percakapan tingkat lanjut.

Sumber: Ayosemarang.com

Langit Semarang Diprediksi Akan Berawan Disertai Hujan

Hasil gambar untuk Langit Semarang Diprediksi Akan Berawan Disertai Hujan
Sumber Gambar: Google.com

Sebagian wilayah Semarang diperkirakan akan diguyur hujan pada Rabu (12/2/2020). Dengan kecepatan angin mencapai 20 kilometer, dan suhu 24 hingga 32 derajat celcius, masyarakat diminta untuk terus waspada.

Melansir dari laman Ayosemarang, data ini didapat dari Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang.

"Seperti di wilayah Semarang Tengah, diprediksi kondisi berawan dan hujan dengan suhu 24-32 derajat celcius. Kecepatan angin 20 km/jam, dan kelembapan berada pada angka 70%-95%," dalam laporan tertulis petugas Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, M Syifaul.

Untuk daerah Semarang Timur diprediksi berawan dan hujan. Sementara di wilayah Gunungpati diprediksi akan berawan dan hujan, dengan suhu 23-30 derajat celcius.

Bagi anda pengendara motor, tidak ada salahnya mempersiapkan perlengkapan hujan untuk mengantisipasi turun hujan. Informasi prakiraan cuaca ini berdasarkan data dari Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang.

Untuk infografis bisa dilihat di website cuacajateng.com.

Sumber: Ayosemarang.com