Kamis, 21 November 2019

Hati-hati, Kutu Dapat Menyerang Pemakai Ekstensi Bulu Mata

Hasil gambar untuk Hati-hati, Kutu Dapat Menyerang Pemakai Ekstensi Bulu Mata
Mommyasia

Trend memakai bulu mata palsu atau ekstensi bulu mata kini semakin marak terjadi. Namun, ternyata hal itu sangat berbahaya.

Melansir dari laman Akurat, pemasangan ekstensi bulu mata ternyata dapat mengakibatkan adanya penyebaran 'kutu bulu mata'. Kutu bulu mata sendiri dapat timbul karena pemakaian ekstensi bulu mata tidak mematuhi prosedur kebersihan yang benar. Para ahli mengatakan banyak orang yang mendapatkan ekstensi bulu mata takut mencucinya karena takut akan rontok. 

"Meskipun metode penularan kutu bulu mata mirip dengan kutu rambut, namun demodex adalah spesies kutu yang berbeda dengan kutu rambut yang biasanya membuat sarang di rambut manusia," ungkap dr. Gary Keoleian dari Michigan Eye Institute mengatakan kepada ABC12.

Bahkan, Dr Sairah Malik mengatakan kepada ABC 7. Dimana pada umumnya perhatian terpenting ketika orang memiliki ekstensi bulu mata adalah tidak mau untuk menyentuh atau mencuci ekstensi bulu mata karena mereka takut akan rusak dan rontok, hal ini merupakan kesalahan besar.

Adanya serangan kutu ini dapat menyebabkan rasa gatal pada bulu mata dan kadang sering dianggap orang awam sebagai gejala sakit mata, karena disertai dengan mata merah dan radang. 

"Kami merekomendasikan pembersih berbahan dasar pohon teh. Pembersih apa pun yang memiliki bahan dasar pohon teh yang diencerkan memiliki kandungan anti bakteri alami," tambah dr. Malik.

Para ahli juga mengatakan bahwa istirahat sesekali dari penggunaan ekstensi bulu mata dapat bermanfaat bagi kesehatan mata, dan akan lebih baik jika tidak pernah Kamu gunakan.

Selain itu pemasangan ekstensi bulu mata juga tidak boleh sembarangan. Pilih salon kecantikan yang aman dan terpercaya untuk urusan ekstensi bulu mata.

Sumber: Akurat.co 

Sangat Murah, Hotel Di Jepang Ini Tawarkan Kamar Per Malamnya Hanya Rp13 Ribu

Image
Asahi Ryokan di Jepang | ISTIMEWA

Sebuah hotel di Jepang memiliki konsep yang bisa dibilang sangatlah unik. Bagaimana tidak, hotel ini menyediakan harga sewa permalam nya yang sangat murah.

Melansir dari laman Akurat, hotel dengan nama Asahi Ryokan di fukuoka, Jepang ini menyediakan delapan kamar dengan harga 100 yen atau setara dengan Rp13 ribu permalam saja. Hotel yang dikelola oleh Tetsuya Inoue, pria 27 tahun ini sebelumnya adalah Hotel milik neneknya dulu.

Namun karena dinilai bangunan tersebut sangat kuno, Inoue sempat bingung untuk memasarkan Hotelnya kepada para Wisatawan yang berkunjung ke Jepang. Kemudian, dia mendapatkan ide untuk mempromosikannya melalui internet dengan memberikan penawaran menarik. 

"Ini adalah Ryokan yang sangat tua dan saya sedang mencari model bisnis baru. Kita menawarkan harga Hotel yang lebih murah daripada Hotel lainnya. Jadi walaupun murah, kita tawarkan sesuatu yang istimewa," katanya seperti dikutip AkuratTravel dari Travelandleisure, Kamis, (21/11).

Namun murahnya setiap kamar ini harus ditukar dengan kehilangan privasi. Sebab selama kamu tidur, kamera akan merekammu dan disiarkan di internet.

Apapun yang kamu lakukan di kamar mulai dari tidur sampai menggunakan telepon semuanya direkam. Syukurnua, untuk aktivitas di dalam kamar mandi tidak akan direkam. 

Karena makin populer, kini makin banyak Wisatawan yang menginap di sini karena idenya yang unik dan menjadi daya tarik tersendiri.

Sumber: Akurat.co 

Selingkuh Dengan Pria Berusia 60 Tahun, Wanita 21 Tahun Ini Langsung Diceraikan Suaminya

Hasil gambar untuk parovi miljana bozic
Google | Biografija.org

Seorang wanita berusia 21 tahun asal Serbia telah diceraikan oleh suaminya yang berusia 74 tahun karena selingkuh dengan seorang pria lain yang berusia 60 tahun.

Melansir dari laman Akurat, hal ini terungkap dalam sebuah acara reality show Serbia bernama 'Parovi'. Dimana terlihat sang wanita berciuman kemudian mandi bersama selingkuhannya tersebut.

Dalam acara tersebut diperlihatkan Milijana Bozic (21) tinggal di sebuah rumah dengan suaminya Milojko Bozic (74), yang ia nikahi pada bulan September tahun ini. Namun, kamera malah menangkap Milijana yang tengah mencium Nemanja Stamatovic Zabac (60). Selama acara, Milijana juga diketahui masuk ke kamar mandi bersama Nemanja dan dipergoki oleh suaminya.

Bozic kemudian marah dan mengatakan Milijana dapat mandi dengan siapapun yang ia mau karena ia tak peduli lagi. Ia juga dilaporkan melakukan pemeriksaan kesehatan setelah syok mengetahui istrinya bersama pria lain.

"Ia begitu terkejut mengetahui istrinya bersama pria lain, itulah mengapa tim produksi langsung bertindak," kata produser acara, dilansir dari laman Mirror, Kamis (21/11).

"Kami membawanya keluar dari vila pada siang hari dan membawanya ke rumah sakit. Dia segera diberi bantuan medis, dan terungkap bahwa dia berada di bawah tekanan tinggi karena stres yang dia alami di reality show," lanjut sang produser.

Usai acara tv tersebut, ia disebut menghubungi pengacara untuk mengurus perceraiannya. Bozic juga telah berkenalan dengan wanita baru bernama Aleksandra Jaksic dan mengajaknya menikah.

Sumber: Akurat.co 

Billy Syahputra dan Elvia Cerolline Sudah Putus?

Hasil gambar untuk Billy Syahputra dan Elvia Cerolline
WowKeren.com

Sempat dikabarkan putus dengan sang kekasih, ELvia Cerolline. Kini hubungan asmara Billy Syahputra kembali santar dibicarakan.

Pasalnya, seperti yang dilansir dari laman Akurat, Nikita Mirzani mengungah postingan yang berisi bahwa hubungan asmara Billy dan Elvia telah kandas.

Nikita Mirzani. INSTAGRAM/nikitamirzanimawardi_17


"Pengumuman, buat fans beratnya Elvia Cerolline, mereka (Billy dan Elvia) udah putus," tegas Niki dalam unggahannya itu.

Nikita yang kini tengah berada di Bali bersama Billy kemudian melibatkan wanita bernama Picci Ramlan yang saat itu juga ada di tengah-tengah mereka. Niki nampak hendak menjodohkan Billy Syahputra dengan keponakan Olla Ramlan itu.

Namun setelah mengunggah video itu, nampaknya banyak dari para penggemar Billy yang tidak terima jika Billy dijodohkan denga Picci.

"Jangan menggila Anda (warganet), ngebully-bully dia (Picci Ramlan). Mau gue telen lu semua? Iihh pelakor pelakor, emang udah laki bini? Pada gila lu ya!" celoteh Niki.

Sumber: Akurat.co 

BNI Gunakan Teknologi Smartfarming Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani Kopi Sidikalang

BNI menghadirkan teknologi pertanian modern 4.0 (smartfaming) agar dapat mendukung bangkitnya kembali Kopi Sidikalang Dairi, Sumatera Utara. Direktur Treasuri & Internasional BNI Bob Tyasika Ananta (ketiga dari kanan) bersama Bupati Kabupaten Dairi Eddy Keleng Ate Berutu (ketiga dari kiri) menunjukkan buah kopi saat Peluncuran BNI smartfarming di Dairi, Sumatera Utara, Rabu (20 November 2019), ditemani Chief Marketing Officer PT MSMB Trianita Hesty (kiri).  BNI secara konsisten ikut mendorong pemanfaatan kemajuan teknologi smartfarming 4.0 berbasis Internet of Things (IOT).  Melalui teknologi RiTx Soil & Weather Sensor, petani dapat memantau kondisi lahan secara realtime, dan diharapkan mampu memberikan data pertanian yang lebih terukur serta presisi.

Dikenal karena rasanya yang khas, Kopi Sidikalang Dairi semakin dikenal luas hingga kepenjuru dunia. Walau begitu, dulu keberadaan kopi ini sempat redup karena para petani yang lebih memilih menanam jeruk yang lebih menjanjikan pendapatannya.

Melansir dari laman globalnews, kini semangat para petani kembali dibangkitkan. Dimana BNI  berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian RI, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, sertamelibatkan startup agri teknologi dalam hal ini PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (PT MSMB) untuk menginisisiasi Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 yakni menyongsong Kopi Sidikalang Dairi menggapai ketenaran dan kejayaannya kembali.

Peluncuran BNI smartfarming telah diagendakan di 12 sentra produksi komoditas pertanian unggulan. Setelah dilakukan di Kabupaten Garut – Jawa Barat, Pasaman Barat – Sumatera Barat, Sukabumi – Jawa Barat, dan Situbondo – Jawa Timur, kegiatan ini berlanjut di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. 

Dengan begitu secara konsisten, BNI ikut mendorong pemanfaatan kemajuan teknologi smartfarming 4.0 berbasis Internet of Things (IOT). Melalui teknologi RiTx Soil & Weather Sensor, petani dapat memantau kondisi lahan secara realtime, dan diharapkan mampu memberikan data pertanian yang lebih terukur serta presisi. 

Pada kesempatan ini, acara dihadiri oleh Bupati Kabupaten Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara Dahler Lubis, Direktur PSDLH Kemendesa Dwi Rudy Hartoyo, Kasubdit Pengembangan Ekonomi Digital Pertanian & Perikanan Kominfo Wijayanto, Kepala Seksi Koperasi Pertanian Kementerian Pertanian Rina Suprihati, Direktur Treasuri & Internasional BNI Bob Tyasika Ananta, GM Divisi Bisnis Usaha Kecil 2 BNI Bambang Setyatmojo, Head of Business Banking Kantor Wilayah Medan Muhammad Evan Zulkarnaen, Chief Marketing Officer PT MSMB Anastasia Trianita Hesti, Muspida Kabupaten Dairi serta lebih dari 300 petani dan perwakilan petani atau kelompok tani serta kewirausahaan pertanian di sekitar Kabupaten Dairi.

Peranan BNI ialah untuk memastikan agar para petani mendapatkan akses pembiayaan yang murah, mudah, disertai pendampingan yang memanfaatkan teknologi smartfarming RiTx selama proses budidaya. Pada musim panen, hasil produksi petani akan diserap oleh offtaker mitra BNI. Ke depan, petani akan menjadi lebih produktif, lebih efisien dan efektif, hasil lahan/ladangnya mudah dijangkau pasar, serta akhirnya menjadi petani yang profesional dan berkulitas.

Melalui sarasehan petani, Sergius Simanjorang, salah satu petani di Bangun mengungkapkan rasa syukur dan menyampaikan terima kasih atas bantuan BNI baik berupa Corporate Social Responsibility (CSR) dan pinjaman KUR sehingga hasil produksi kopinyadapat meningkat. Sergiusdengan senyum bangga menambahkan, dengan adanya Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0, petani Dairi semakin dimanjakan dalam hal pemauatauan produksi kopi di lahannya yang hanya menggunakan HP.

Pada kesempatan yang sama, Bambang Setyatmojo menyampaikan bahwa implementasi konsep smartfarming BNI di Dairi melalui RiTx Soil & Weather Sensor sangat berguna bagi petani dan perbankan. Manfaat smartfarming bagi petani ialah; monitoring cuaca, pemupukan presisi, pencegahan hama, dan rekomundasi pertanian. Di sisi lain, perbankan juga memanfaatkannya smartfarming melalui dashboard dari aplikasi RiTx bertani untuk mapping lahan, monitoring onfarm, pendampingan pertanian, yang muaranya untuk dapat memastikan kualitas kredit bank yang lebih baik.

KUR BNI Semakin Ekspansif

Dalam acara ini, BNI memberikan bantuan CSR berupa RITx Soil & Weather Sensor yang digunakan untuk merekam kondisi lahan secara realtime dan memprediksi cuaca yang presisi sehingga petani dapat mengoptimalisasi produksi komoditasnya.

Pemberian CSR kepada kelompok tani ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani penerima KUR di sektor produksi serta menambah portofolio penyaluran KUR oleh BNI, dimana hingga 31 Oktober 2019 telah mencapai Rp 15,9 Triliun serta menyentuh 183 ribu penerima KUR di seluruh Indonesia.

Sumber: globalnews.id

Rabu, 20 November 2019

BNI Ambon Buka 4 KCP Baru Untuk Memaksimalkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Image result for BNI Ambon
Gatra.com

Demi meningkatkan kenyamanan bertransaksi kepada seluruh nasabah, PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk kini membuka beberapa Kantor Cabang Pembantu (KCP) baru di Maluku.

“Kami yakin dengan dibukanya beberapa KCP bisa membantu mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi dan aktivitas perbankan,” ungkap Dionne E. Limmon, Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) BNI Ambon, Rabu(5/10).

Tak tanggung-tanggung, mereka membuka 4 KCP, yaitu KCP Seram Bagian Barat (Gemba), Rabu(5/10/2016), KCP Seram Bagian Timur (Bula), Kamis(6/10/2016), KCP Maluku Tenggara (Langgur), Jumat(7/10/2016), dan KCP Kepulauan Aru (Dobo), Rabu(12/10/2016).

Dikatakannya, BNI Ambon kan selalu membantu memudahkan kebutuhan perbankan masyarakat termasuk fasilitas pembiayaan atau permodalan. Dengan adanya satu KCU dan 7 KCP, 5 Kantor kas dan 61 unit ATM. BNI Ambon akan kembali menambahkan 14 unit ATM.

"Dengan terus mengembangkan, meningkatkan dan merevitalisasi KCP baru maupun ATM agar lebih berkualitas, baik dari aspek teknologi maupun fitur layanan. BNI Ambon akan terus membantu kebutuhan nasabah dimanapun berada. Pembukaan KCP baru juga bertujuan untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI Ambon serta memperluas coverage area bisnis atau layanan, sehingga BNI bisa lebih dekat dengan nasabah dalam rangka memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya

Selain itu, sebagai langkah untuk meningkatkan jumlah agen layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif atau laku pandai yang di BNI disebut dengan Agen BNI46. 

Agen BNI46 sendiri adalah pihak ketiga yang bekerjasama dengan BNI untuk menyediakan layanan perbankan kepada masyarakat. Baik itu berupa pembukaan rekening tabungan BNI pandai, setoran tunai, penarikan tunai, dan pembayaran. 

“Intinya kami berharap dapat menopang rencana ekspansi kredit BNI Ambon dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat diantaranya melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dan produk perbankan lainnya,” harapnya. (IWU)

Bersama Polda Maluku, BNI Ambon Berhasil Lakukan MOU Bersama

Image result for BNI Cabang Ambon Berhasil Melaksanakan MOU Bersama Polda Maluku
Google.com | Tribratanews - Polri

Penandatanganan MOU telah berhasil dilakukan antara Polda Maluku dengan Pimpinan BNI Ambon di Rupattama Polda Maluku, rabu (2/8/2017).

Melansir dari laman tibratanews.polri, pelaksanaan penandatanganan tersebut dilakukan oleh Polda Maluku, Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Deden Juhara. Yang saat itu juga didampingi Waka Polda Maluku Brigjen Pol. Drs. Daniel Pasaribu dan Drs. M. Rubani, A.,k, M. M. (Ka BNI Makassar).

Sedangkan dari pihak BNI Ambon dilakukan oleh Ibu Dionne.E.E. Lamongan dan disaksikan oleh Para pejabat yang hadir, jelas Kabid Humas Polda Maluku AKBP. A.R. Tatuh.

Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menyatakan bahwa pelaksanaan penandatanganan MOU ini merupakan tindak lanjut yang telah dilaksanakan oleh pimpinan Polri dengan Pimpinan BNI Pusat. Sehingga wujud tindak lanjut dari petunjuk pimpinan Polri, jelasnya.

Maka dari itu, untuk peningkatan akuntabilitas dan transparansi serta pengamanan dan pelayanan bidang keuangan dalam pembayaran gaji dan tunjangan kinerja kepada anggota dan PNS Polri. Hal ini akan dilakukan secara langsung ke rekening masing-masing anggota dan PNS yang bersangkutan melalui Bank Pemerintah. Salah satunya adalah BNI Ambon.

Dengan dilaksanakannya MOU ini, Kapolda mengharapkan jika PT. Bank BNI yaitu BNI Ambon dapat terus meningkatkan pelayanannya kepada seluruh personil Polda Maluku dan khususnya Personil Brimob dan Maluku.

Sementara itu Ka BNI Makassar dalam sambutannya antara lain menyatakan bahwa pelaksanaan MOU antara Polda Maluku dengan BNI Ambon dalam rangka kerjasama untuk menunjang pelayanan produk dan jasa perbankan bagi Kepolisian Daerah Maluku. Hal ini juga merupakan tindak lanjut kerjasama yang sudah dilakukan antara Polri dan Bank BNI yang telah ditandatangani di Jakarta, jelasnya.

Untuk itu tambahnya, pelaksanaan pembayaran transaksi perdana oleh Sat Brimobda Maluku dengan digunakan berupa kartu Debit BNI – Polri Promoter, yang mana kartu ini telah didesain khusus PROMOTER sesuai dengan visi misi Polri yaitu “Profesional, Modern, dan Terpercaya”. urainya.

Acara diakhiri dengan pemberian Cendramata dari Kapolda kepada Ka BNI Makassar, dan sebaliknya serta dilanjutkan dengan foto bersama. kegiatan berlangsung lancar dan aman.

RUPS Kembali Pilih Baiquni Sebagai Direktur Utama BNI

Related image
Keuangan - Kontan

Gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) akhirnya membuahkan hasil. Dimana rapat tersebut menghasilkan adanya perombakan dalam jajaran BNI.

Seperti posisi Catur Budi Harto yang menjabat sebagai Direktur Keuangan kini digantikan oleh Ario Bimo. Dan berikut adalah jajaran direksi BNI setelah RUPSLB:

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah

Dan untuk posisi Direktur Utama BNI, kini masih diduduki oleh Achmad Baiquni yang sebelumnya diangkat dalam RUPS BNI pada 17 Maret 2015 yang kemudian mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015.

Achmad Baiquni yang lahir tahun 1957 telah memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S1) dari Universitas Padjadjaran dan Sarjana (S2) dari Business Management, Asian Institute of Management, Makati, Filipina.

Sebelumnya, Baiquni menjabat sebagai Direktur Keuangan BRI (2010 - 2015), Direktur Bisnis Usaha Kecil Menengah dan Syariah BNI (2008-2010), Direktur Korporasi BNI (2006 - 2008) dan Direktur Konsumer BNI (2003-2006).



Kamis, 03 Oktober 2019

Agus Mulyana Kini Tempati Posisi Plt Direktur Utama BJB

Image result for agus mulyana bjb digital
Republika


Agus Mulyana selaku Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) kali ini ditunjuk menjadi pelaksana tugas (plt) Direktur Utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Agus Mulyana kali ini mengisi kekosongan dimana sebelumnya, posisi tersebut diisi oleh Ahmad Irfan.

“Dirut baru hasil fit and proper test akan dilantik Maret (2019) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. Tetapi sesuai ketentuan OJK, posisi dirut tidak boleh kosong. Jadi ada rangkap jabatan oleh direktur kepatugan sebagai plt dirut,” ucap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Bandung, Selasa (11/12).

Melansir dari Infobanknews,com, pemegang saham juga menyetujui perubahan pengurus Perseroan dalam RUPBS yaitu memberhentikan dengan hormat Ahmad Irfan selaku Direktur Utama Bank BJB terhitung sejak ditutupnya Rapat dan Pemberhentian Agus Gunawan selaku Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB yang wafat pada tanggal 9 November 2018 yang kemudian digantikan oleh Agus Mulyana selaku Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank BJB.

“Mendapat mandat RUPS merangkap sebagai dirut. Hal biasa dalam organisasi. Saya akan terus menjalankan program-program yang sudah dibangun oleh Pak Ahmad Irfan, dan akan memerbaiki jika ada kekurangan,” tukas Agus Mulyana.

Dimana Agus Mulyana sebelumnya juga pernah menjadi Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB pada periode 2014 – 2015, dan Pemimpin Kantor Wilayah III Bank BJB sepanjang 2013 – 2014. 

Sumber: infobanknews

Senin, 30 September 2019

Terapkan Pola Manajemen Risiko Bank BJB dengan Baik, Agus Mulyana Raih Top GRC 2019

Direktur Kepatuhan Bank BJB Agus Mulyana memegang penghargaan TOP GRC 2019. (Istimewa)

Mendapat penghargaan TOP GRC 2019 #4 Stars. Bank BJB dinilai telah menerapkan manajemen risiko dan kepatuhan sangat baik. Penghargaan ini dinilai dari tiga aspek utama, yakni sistem, infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusahaan.

Tak hanya itu saja, Bank BJB berhasil menerapkan pola manajemen risiko yang berhasil dibuktikan oleh Agus Mulyana dengan terbukti memberi rasa aman sekaligus menunjang pertumbuhan perusahaan. Bank BJB berhasil menjaga Catatan perseroan pada Semester I 2019 rasio Non Performing Loan (NPL) di level 1,7% atau lebih baik dibanding rasio NPL industri perbankan per Mei 2019 yang sebesar 2,61%. 

Sementara itu, rasio Net Interest Margin (NIM) Bank BJB berada pada level 5,7% atau berada di atas rata-rata rasio NIM industri perbankan yang mencapai 4,9%. Sedangkan dari segi kinerja, tercatat total aset Bank BJB berhasil tumbuh 6,4% year on year (yoy) menjadi sebesar Rp120,7 triliun. Pertumbuhan aset ini didukung oleh penghimpunan DPK sebesar Rp95,1 triliun atau tumbuh sekitar 7% yoy. Sedangkan untuk laba bersih setelah pajak tercatat sebesar Rp803 miliar. Untuk total kredit yang disalurkan mencapai Rp78,2 triliun atau tumbuh sebesar 8,2% yoy.

Yang tentunya, langkah positif pengelolaan risiko perusahaan ini juga diakui berbagai pihak yang kompeten, termasuk di antaranya Top Business, Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Indonesia Risk Management Professional Association (IRMAPA), Institute Compliance Professional Indonesia (ICoPI), dan Asia Business Research Center yang saling bekerja sama memberikan penghargaan TOP GRC (Governance, Risk & Compliance) 2019.

Namun tak hanya Bank BJB saja yang mendapat penghargaan, Agus Mulyana juga mendapatkan penghargaan dalam acara ini. Dimana Direktur Kepatuhan Bank BJB, Agus Mulyana dinobatkan sebagai The Most Committed GRC Leader 2019 dalam ajang ini. 

"Bank BJB menyadari berbagai langkah usaha yang dilakukan perseroan harus dilandasi oleh tujuan mulia untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi negeri. Seluruh keputusan perusahaan selalu didasarkan pada prinsip tata kelola yang baik, didukung analisis tajam untuk melihat berbagai peluang dan ikhtiar nyata demi mempertahankan kebutuhan nyata dan berkelanjutan," kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB, M. As'adi Budiman. 

Bank BJB sendiri selalu menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik alias good corporate governance (GCG) dalam setiap langkah usahanya. GCG Bank BJB telah terbukti bekerja dengan baik dan beberapa kali membuat perbankan diganjar penghargaan, tak terkecuali dari lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rabu, 25 September 2019

Mengisi Kekosongan, Agus Mulyana Dipilih RUPS Duduki Posisi Plt Dirut BJB

Image result for agus Mulyana duduki plt BJB
Ayobandung.com

Agus Mulyana selaku Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) kali ini ditunjuk menjadi pelaksana tugas (plt) Direktur Utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Agus Mulyana kali ini mengisi kekosongan dimana sebelumnya, posisi tersebut diisi oleh Ahmad Irfan.

“Dirut baru hasil fit and proper test akan dilantik Maret (2019) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. Tetapi sesuai ketentuan OJK, posisi dirut tidak boleh kosong. Jadi ada rangkap jabatan oleh direktur kepatugan sebagai plt dirut,” ucap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Bandung, Selasa (11/12).

Dalam RUPSLB, pemegang saham juga menyetujui perubahan pengurus Perseroan yaitu memberhentikan dengan hormat Ahmad Irfan selaku Direktur Utama Bank BJB terhitung sejak ditutupnya Rapat dan Pemberhentian Agus Gunawan selaku Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB yang wafat pada tanggal 9 November 2018 yang kemudian digantikan oleh Agus Mulyana selaku Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank BJB.

“Mendapat mandat RUPS merangkap sebagai dirut. Hal biasa dalam organisasi. Saya akan terus menjalankan program-program yang sudah dibangun oleh Pak Ahmad Irfan, dan akan memerbaiki jika ada kekurangan,” tukas Agus Mulyana.

Dimana Agus Mulyana sebelumnya juga pernah menjadi Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB pada periode 2014 – 2015, dan Pemimpin Kantor Wilayah III Bank BJB sepanjang 2013 – 2014. 

Sumber: infobanknews

Kamis, 19 September 2019

Terapkan Pengelolaan Risiko Dengan Baik, Agus Mulyana dan BJB Dapat Penghargaan TOP GRC 2019

Direktur Kepatuhan bank bjb Agus Mulyana memegang penghargaan TOP GRC 2019. (Istimewa)



Mendapat penghargaan TOP GRC 2019 #4 Stars. Bank BJB dinilai telah menerapkan manajemen risiko dan kepatuhan sangat baik. Penghargaan ini dinilai dari tiga aspek utama, yakni sistem, infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusahaan.

Tak hanya itu saja, Bank BJB berhasil menerapkan pola manajemen risiko yang berhasil dibuktikan oleh Agus Mulyana dengan terbukti memberi rasa aman sekaligus menunjang pertumbuhan perusahaan. Bank BJB berhasil menjaga Catatan perseroan pada Semester I 2019 rasio Non Performing Loan (NPL) di level 1,7% atau lebih baik dibanding rasio NPL industri perbankan per Mei 2019 yang sebesar 2,61%. 

Sementara itu, rasio Net Interest Margin (NIM) bank BJB berada pada level 5,7% atau berada di atas rata-rata rasio NIM industri perbankan yang mencapai 4,9%. Sedangkan dari segi kinerja, tercatat total aset bank bjb berhasil tumbuh 6,4% year on year (yoy) menjadi sebesar Rp120,7 triliun. Pertumbuhan aset ini didukung oleh penghimpunan DPK sebesar Rp95,1 triliun atau tumbuh sekitar 7% yoy. Sedangkan untuk laba bersih setelah pajak tercatat sebesar Rp803 miliar. Untuk total kredit yang disalurkan mencapai Rp78,2 triliun atau tumbuh sebesar 8,2% yoy.

Yang tentunya, langkah positif pengelolaan risiko perusahaan ini juga diakui berbagai pihak yang kompeten, termasuk di antaranya Top Business, Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Indonesia Risk Management Professional Association (IRMAPA), Institute Compliance Professional Indonesia (ICoPI), dan Asia Business Research Center yang saling bekerja sama memberikan penghargaan TOP GRC (Governance, Risk & Compliance) 2019.

Namun tak hanya Bank saja yang mendapat penghargaan, Agus Mulyana juga mendapatkan penghargaan dalam acara ini. Dimana Direktur Kepatuhan Bank BJB Agus Mulyana dinobatkan sebagai The Most Committed GRC Leader 2019 dalam ajang ini. 

"bank bjb menyadari berbagai langkah usaha yang dilakukan perseroan harus dilandasi oleh tujuan mulia untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi negeri. Seluruh keputusan perusahaan selalu didasarkan pada prinsip tata kelola yang baik, didukung analisis tajam untuk melihat berbagai peluang dan ikhtiar nyata demi mempertahankan kebutuhan nyata dan berkelanjutan," kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB, M. As'adi Budiman. 

Bank BJB sendiri selalu menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik alias good corporate governance (GCG) dalam setiap langkah usahanya. GCG Bank BJB telah terbukti bekerja dengan baik dan beberapa kali membuat perbankan diganjar penghargaan, tak terkecuali dari lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sumber: AyoBandung


Minggu, 18 Agustus 2019

Rombak Jajaran Dewan Komisaris, BNI Pilih Achmad Baiquni Sebagai Direktur Utama

Hasil gambar untuk achmad baiquni
KRjogja

Achmad Baiquni ditunjuk dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai direktur utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Sebelumnya, Achmad Baiquni merupakan direktur keuangan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sejak 20 Mei 2010. Tercatat, Achmad Baiquni memulai karir perbankan nya di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., sejak tahun 1984.

Baiquni juga pernah meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjadjaran, Bandung pada 1982. Yang kemudian, Baiquni melanjutkan dengan meraih gelar Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Filipina pada 1992.

Baiquni telah mengikuti beberapa pelatihan, kursus dan seminar perbankan termasuk Risk Management in Retail Banking (BSMR) di Belanda, Executive Training for Director di The Wharton School of The University of Pennsylvania Amerika Serikat, dan Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification (BSMR) di Singapura.

Selain itu, pria kelahiran Surabaya pada 1957 ini juga pernah mengikuti Retail Banking Conference (LAFERTY) di Singapura, Asian Bankers Surveyor Program Bank of New York di New York, dan SESPIBANK IBI di Jakarta. Mewakili BRI dalam berbagai roadshow maupun conference di London, New York dan Singapura.

Baiquni diangkat sebagai bos baru BNI dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan yang digelar Selasa (17/3/2015). Tidak hanya direksi, pemegang saham juga merombak jajaran dewan komisaris emiten berkode saham BNI tersebut.

Sumber: Liputan6.com

Gantikan Gatot Suwondo, Achmad Baiquni Dipilih RUPS Sebagai Direktur Utama BNI

Image result for achmad baiquni
Infobanknews

Gantikan Gatot M. Suwondo, Achmad Baiquni kini ditunjuk sebagai direktur utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Sebelumnya, Achmad Baiquni merupakan direktur keuangan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sejak 20 Mei 2010. Tercatat, Achmad Baiquni memulai karir perbankan nya di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., sejak tahun 1984.

Sebelumnya, Baiquni pernah menduduki beberapa jabatan manajerial di BRI. Di antaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, dan Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal.

Baiquni juga pernah meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjadjaran, Bandung pada 1982. Yang kemudian, Baiquni melanjutkan dengan meraih gelar Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Filipina pada 1992.

Baiquni telah mengikuti beberapa pelatihan, kursus dan seminar perbankan termasuk Risk Management in Retail Banking (BSMR) di Belanda, Executive Training for Director di The Wharton School of The University of Pennsylvania Amerika Serikat, dan Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification (BSMR) di Singapura.

Selain itu, pria kelahiran Surabaya pada 1957 ini juga pernah mengikuti Retail Banking Conference (LAFERTY) di Singapura, Asian Bankers Surveyor Program Bank of New York di New York, dan SESPIBANK IBI di Jakarta. Mewakili BRI dalam berbagai roadshow maupun conference di London, New York dan Singapura.

Baiquni diangkat sebagai bos baru BNI dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan yang digelar Selasa (17/3/2015). Tidak hanya direksi, pemegang saham juga merombak jajaran dewan komisaris emiten berkode saham BNI tersebut.

Rabu, 09 Januari 2019

Kasus Misbakhun Terbukti Bukan Kasus Korupsi

Hasil gambar untuk Mukhamad Misbakhun
Sumber: NusantaraNews

Salah seorang inisiator Hak Angket Kasus Bank Century Muhammad Misbakhun, yang dulu namanya pernah melejit atas tuduhan terhadap kasus Misbakhun korupsi hingga kasus Misbakhun karena pemalsuan dokumen yang kini satu persatu kasus tersebut hilang terbawa arus. Serangkaian kasus yang pernah menjeratnya tidak membuat Misbakhun jatuh begitu saja.

Misbakhun sendiri pernah dituduh atas kasus korupsi terkait Bank Century hingga menyeretnya masuk ke penjara dan kehilangan kedudukannya sebagai anggota DPR saat dirinya masih menjadi anggota fraksi PKS. Menurut Bambang Soesatyo yang saat itu masih menjadi anggota Komisi III DPR, ia mengatakan bahwa jelas-jelas kasus Misbakhun korupsi ini menjadi bukti adanya kriminalisasi terhadap anggota DPR yang vocal dan kritis.

Sebagaimana diketahui, Misbakhun sendiri merupakan salah satu dari sembilan inisiator Hak Angket Kasus Bank Century di DPR yang menyeret sejumlah petinggi Bank Indonesia (BI), orang-orang lingkar satu kekuasaan hingga Wakil Presiden Boediono yang sebelumnya menjadi Gubernur BI.

Akibat dari tuduhan kasus Misbakhun korupsi ini, Misbakhun ditahan oleh Bareskrim Mabes Polri pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono atas tuduhan melakukan tindak pidana pemalsuan dokumen yang membuat kasus Misbakhun korupsi ini menjadi berkepanjangan dan ia ditahan beberapa tahun.

Saat itu selaku komisaris PT Selalang Prima Internasional (SPI) Misbakhun turut aktif menandatangani  dokumen deposito yang menjadi jaminan bagi penerbitan L\/C dari Bank Century yang akhirnya membuatnya ditahan, hal ini disampaikan sendiri oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang.

Namun karena ia merasa tidak bersalah akhirnya ia mengajukan PK (Peninjauan Kasus) terhadap kasus Misbakhun korupsi ini. Adapun bunyi putusan PK MA Misbakhun adalah menyatakan kasus Misbakhun ini bukan kasus pidana akan tetapi kasus perdata.

Dan akhirnya MA mengabulkan PK kasus pemalsuan surat gadai untuk memperoleh kredit di Bank Century dengan terpidana Muhammad Misbakhun. Oleh MA, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini dinyatakan bebas. Karena putusan itu juga yang akhirnya mengembalikan harkat dan martabat Misbakhun sehingga nama baiknya bisa dipulihkan. Walau karena kasus Misbakhun ini ia diberhentikan dari keanggotaanya di DPR melalui proses Pergantuan Antar Waktu (PAW).

Setelah pemberhentianya itu, kini Misbakhun bergabung kedalam fraksi Golkar dan kembali menjadi angggota DPR dalam komisi III. Tak ada hal atau masalah pribadi dengan PKS, namun menurutnya itu hanya sebagian dari pilihan politik pribadinya.

Meski begitu, dengan adanya kasus Misbakhun itu ia tidak lantas menyesali kejadian yang lalu. Dia bahkan merasa beruntung karena berkat kasus Misbakhun itu banyak orang yang mengenalnya dan itu sangat baik untuk karier politiknya.