
Mukhamad Misbakhun Politikus Partai Golkar ini pernah dihubungkan dengan munculnya sebuah artikel dari salah satu media daring Asia Sentinel oleh Wasekjen Andi Arief yang menuduh Misbakhun sebagai dalang dibalik artikel ini pada Senin (11/9) lalu.
Artikel yang ditulis oleh pendiri Asia Sentinel, John Berthelsen ini sendiri berisi tentang hasil-hasil investigasi tentang kasus dibalik Bank Century hingga menjadi Bank Mutiara yang saat ini diasuh oleh J-Trust Bank. Dan sekitar 30 pejabat diduga ikut terseret dalam skema pencurian akbar tersebut, termasuk juga Presiden Indonesia ke-6 yaitu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dalam hasil investigasi didalam artikel itu, terungkap bahwa adanya dugaan konspirasi pencurian uang negara. Media tersebut bahkan menyebutkan bahwa peristiwa itu sebagai “pencurian kleptokratis terbesar dalam sejarah Indonesia”.
Artikel yang berjudul "Indonesia's SBY Government: `Vast Criminal Conspiracy" itu juga menyebutkan bahwa adanya keterkaitan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan kasus Bank Century yang mencuri sebanyak 12 miliar dolar AS dari para pembayar pajak, dan mencucinya melalui bank-bank internasional.
Tidak terima namanya dibawa-bawa, Mukhamad Misbakhun pun ikut berkomentar terhadap adanya pemberitaan Asia Sentinel tersebut melalui akun twitter pribadinya @MMisbakhun,
— M.Misbakhun (@MMisbakhun) September 12, 2018
— M.Misbakhun (@MMisbakhun) September 12, 2018
— M.Misbakhun (@MMisbakhun) 12 September 2018
Tak mau tinggal diam, pihak dari Partai Demokrat langsung bereaksi dengan membantah tuduhan yang disematkan pada Ketua Umumnya ini. Melalui Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Ferdinand Hutahaean, Demokrat menyatakan bahwa semua yang dituliskan di situ tidak lebih dari sebuah halusinasi yang buruk.
"Mengarang sebuah cerita dengan kisah-kisah fiktif yang diolah seolah kebenaran," tegas Ferdinand saat dihubungi di Jakarta, Rabu (12/9).
Ferdinand juga kembali menegaskan, SBY juga tidak mengenal Robert Tantular selaku pemilik Century sehingga semua yang telah disampaikan Asia Sentinel adalah fitnah dan omong kosong belaka.
Soal laporan itu, Ferdinand mengatakan tidak ada satupun kaitan Bank Century dengan SBY, kader Demokrat maupun Demokrat.
Sumber : akurat.co
Tidak ada komentar:
Posting Komentar